11 Mar 2011

siapa yang tau . . .

terkadang masih terlintas kejadian itu, dimana aku berjalan sendiri untuk melihat dunia luar yg belum pernah aku jejaki hanya ingin mengetahui dan memberanikan diri. di saat langkah memasuki ruangan bersejarah itu masih terasa asing saatku menatap beberapa orang yg berjaga dan pengunjung. sedikit ragu dimana harus kutuju, tapi langkah ini terasa ringan saatku ikuti naluri ini. dengan perasaan heran saatku melangkah di tanah pasir dimana beberapa orang disekilingku berdiri tanpa alas kaki, sedikit ragu untuk melanjutkan karenaku fikir tidak sopan jika hanya aku yg mengenakan sepatu. seorang pria santun berparas sangat dewasa menghampiri dan menyapaku dengan sangat baik, tapi masih sedikit enggan untuk berbincang dengannya, hanya saja sikap ramahnya saat berkenalan dan menceritakan beberapa hal tentang tempat ini membuatku sangat menghargainya dan mendengarkan setiap ucapannya. berbincang tentang sejarah dengan pohon" yg rindang disekitarnya membuatku merasa nyaman dan sedikit mengerti kenapa setiap sudut tempat ini dibiarkan alami. beberapa lelucon sempat beliu lontarkan yg juga membuatku tertawa dan saatku berdiri dekat dengan menara tua dimana aku sempat mengabadikannya dengan foto kameraku dan sempat malu saat bergaya dibelakang ibu" yg duduk mengenakan kebaya hingga mereka menertawaiku *hahaha . . .

tidak jauh dari tempatku berpijak dua orang pengunjung mahasiswi ini sempat menatap kami saat melangkah tanpa alas kaki di tanah pasir ini, tanpa ragu bapak ini jg menyapa dan menghampiri mereka dengan canda yg membuat mereka berdua dan aku pun tertawa. akupun ikut bergabung dengan percakapan ini hingga berkenalan dengan mereka. senang rasanya bisa berkenalan dengan dua mahasiswi ini tapi spertinya mereka masih merasa enggan untuk bergabung, hanya saja kita mulai melupakan semua itu saat beliau mulai menceritakan lg dari awal . ..

tobe kontinyu . . :D